Bismillahirrohmaanirrohiim
"Mi lihat" kata Aakif sepulang sekolah.
Ini aku buat sendiri di sekolah. "Apa ini" seru saya. Aakifpun bercerita bahwa itu bienenwachstucher adalah pembungkus bekal makanan, ini buatnya sama2 pake alat canggih diajari (baca dipandu) oleh ibunya izabella katanya. Aakif pun menunjukkan pada saya resume cerita awal mula bienenwach yg berasal dari Egypt/Mesir, petunjuk pencuciannya dsb. Tp tentu semuanya dl bhs Jerman...agak keriput nih saya...Hehe
Dalam bahasa Inggris, bienenwach adalah Beeswax reusable towel/ Beeswax cotton food wrap. Ini hasil karya Aakifnya:
Ummi jadi pingin buat lho... seru saya kemudian. "ga usah mii, ini bahannya mahal" kata Aakif. Oh gitu...(mulai skeptis, tp dapet aha moment untuk mencerahkan konsep finansial nih).
Kami berdua kemudian mempelajari apa bahan utama dan bagaimana membuat beinenwach. Ternyata bahannya bisa dari kain bekas, tp kl bisa yg masih bagus, misal karena ga sengaja ada bagian baju yg rusak sehingga ga bs dipake lagi. Dan tinggal beli bahan bienenwach di penjual madu deh. Tapi masih blm tahu ya berapa harganya...so lihat besok deh ke pasar. Alat canggih yang Aakif maksud adalah alat untuk mengikis beinenwach, ternyata bisa pakai pisau untuk menyerutnya. Dan penempelannya pun bisa pakai setrikaan. hmmm menarik.
Lalu sama2 kami diskusi kemanfaatannya..bahan ini biodegradable, dengan menggunakan ini membantu mengurangi sampah plastik. Ini mahal banget nih untuk alam kita. Manfaat lainnya adalah, bahan ini anti bakteri, aman banget untuk makanan, mudah dicuci, reusable pastinya, dan penggunaannya sangat mudah karena bahan ini sangat mudah dibentuk sesuka hati. Aakif dan saya sepakat untuk mencoba membuat lagi pada akhirnya, berapa banyak yg akan kita buat masih tergantung berapa harga bienenwachnya sih..tp manfaatnya mahal banget ya. Ummi juga bisa pake untuk menjaga makanan, keju, sayur dan buah yg disimpan di kulkas lebih hiegenis.
Saya cek kehalalan beeswax dr 2 sumber menyebutkan halal salah duanya dari sini: https://www.foodguide.org.uk/answer/12/ dan https://www.muslimconsumergroup.com/e-numbers_list.html?panna=7.
Oh ya mending ngintip jg ya harganya di online shop..ooo sekitar 10€ atau 12€..cukup untuk bnyk karya dan manfaat.
Latihan cerdas finansial bukan hanya sekedar nominal besar atau kecil, tapi juga pertimbangan manfaat yg banyak.
Aakif pun membungkus bekal roti oles coklatnya..wow bentuk segitiga. But it's too early aakif...kata saya.
#Harike3
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
Showing posts with label Tantangan10. Show all posts
Showing posts with label Tantangan10. Show all posts
Friday, April 26, 2019
Thursday, April 25, 2019
Tabunganku untuk pembangunan masjid
Bismillahirrohmaaanirrohiim
Ada anak 6 tahun yang tetiba ingat dan ingin turut serta menyumbang u masjid Indonesia atau masjid wapena (warga pengajian Austria) di Vienna, huhu..terharu. Ini masih kelanjutan dari hari krmarin bebikinan 3 jars dengan 3 aliran.
Sungguh anak terlahir dengan fitrah keimanan dan fitrah kebaikan..hanya sedikit peran kita sebagai ortu memberikan stimulus dan pendampingan.
Jadi ceritanya saya setahun terakhir sedang mendapat amanah bendahara pengajian Graz, so setiap jadwal pengajian saya akan menyiapkan 2 buah kotak infak dengan peruntukan infak pengajian dan infak u pembangunan masjid. Tugas ini berjalan begitu saja, dan anak2 di rumah kalem2 aja melihat dan naturalnya menangkap dengan indera mereka. Juga karena itu kedua kotak infak selalu ngandang di rumah kami seperti ini:
Setelah kemarin sy mengenalkan 3 post keuangan berupa tabungan, jajan dan ZIS, esok hari sepulang sekolah tetiba Aakif bilang "ummi tabungan itu bisa juga nanti untuk infak masjid Indonesia ya"
Masya Allah nak.. ya ya bisa saya ternganga dan kegirangan.
Saya coba ingat2 saat saya menjelaskan apa itu tabungan, sy sebut salah satunya u haji atau umroh. Tapi kenapa ini justru tercampur antara ZIS dengan tabungan? Namun, Sy fikir tidak mengapa bila tabungan jg diperuntukkan u amal kebaikan pada ujungnya.
#Harike2
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
Ada anak 6 tahun yang tetiba ingat dan ingin turut serta menyumbang u masjid Indonesia atau masjid wapena (warga pengajian Austria) di Vienna, huhu..terharu. Ini masih kelanjutan dari hari krmarin bebikinan 3 jars dengan 3 aliran.
Sungguh anak terlahir dengan fitrah keimanan dan fitrah kebaikan..hanya sedikit peran kita sebagai ortu memberikan stimulus dan pendampingan.
Jadi ceritanya saya setahun terakhir sedang mendapat amanah bendahara pengajian Graz, so setiap jadwal pengajian saya akan menyiapkan 2 buah kotak infak dengan peruntukan infak pengajian dan infak u pembangunan masjid. Tugas ini berjalan begitu saja, dan anak2 di rumah kalem2 aja melihat dan naturalnya menangkap dengan indera mereka. Juga karena itu kedua kotak infak selalu ngandang di rumah kami seperti ini:
Setelah kemarin sy mengenalkan 3 post keuangan berupa tabungan, jajan dan ZIS, esok hari sepulang sekolah tetiba Aakif bilang "ummi tabungan itu bisa juga nanti untuk infak masjid Indonesia ya"
Masya Allah nak.. ya ya bisa saya ternganga dan kegirangan.
Saya coba ingat2 saat saya menjelaskan apa itu tabungan, sy sebut salah satunya u haji atau umroh. Tapi kenapa ini justru tercampur antara ZIS dengan tabungan? Namun, Sy fikir tidak mengapa bila tabungan jg diperuntukkan u amal kebaikan pada ujungnya.
#Harike2
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
Wednesday, April 24, 2019
Sambut Ramadhan dengan Lovely jars
Bismillahirrohmaanirrohiim
Saatnya bermain dan berlatih dengan uang sekarang. Ada 3 anak yang sudah "suka" dengan financial planning. Aakif yang berusia 6 tahun, sdh mulai mengenal uang bbrp waktu lalu saat dia berusia menjelang 5 tahun. Awalnya dapet salam tempel di masjid dr orang yg tdk dikenal 5 €..dia seneng banget dan masih utuh sampai sekarang. Juga Karena umminya sering kecapekan dan butuh dipijat, disodorkanlah program "memijat mama" 50 cent per 30 menit. Aakif termasuk yang aktif mengambil peran, selain Fira (9thn) dan Sabiq (1.5 thn). Ghina (12 thn) sesekali ambil peran memijat ummi tapi nonprofit oriented.
Maka sedari dulu Aakif punya toples uangnya sendiri. Cuma 1 toples saja, namun alhamdulillah tidak pernah kosong, termasuk 5 euro pemberian masih utuh. Bagaimana penanaman cerdas dan bijak finansialnya? Baru sebatas pemahaman rizki asalnya dr Allah ta'ala dan latihan berbagi ke pengemis di depan supermarket terdekat rumah yg kakinya maaf *diamputasi., atau infak masjid.
Level 8 bunsay sepertinya akan menajamkan lagi pemahaman Aakif dan saya ttg hakikat rizki dan membenahi lagi post post yg harus dialiri. Hehe..kan katanya uang kan kayak Airrrr.
Konsep attractive learning coba diterapkan agar ga kerasa latihan ttg sesuatu yg cukup berat ya...
Saat family forum, saya mengangkat tema ramadhan dan cerdas finansial. Jadi programnya dalam rangka sukses ramadhan. Kita buat lovely jars yg insya Allah menyelamatkan uang kita dari botol saus bekas ummi. Aakifpun langsung antusias, membuat label tulisan pada ke3 jar : jajan&belanja, tabungan dan ZIS (zakat, infak shodaqoh).
Ini ideku ya..katanya mengclaim. Kak fira dan mba Ghina akhirnya berfikir dan punya versi sendiri. Fira membuat pouch2nya dan ghina membuat dari plastik2 klip.
Sambil membuat pertanyaan2 mengalir..diantaranya tabungan itu apa sih??
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
Saatnya bermain dan berlatih dengan uang sekarang. Ada 3 anak yang sudah "suka" dengan financial planning. Aakif yang berusia 6 tahun, sdh mulai mengenal uang bbrp waktu lalu saat dia berusia menjelang 5 tahun. Awalnya dapet salam tempel di masjid dr orang yg tdk dikenal 5 €..dia seneng banget dan masih utuh sampai sekarang. Juga Karena umminya sering kecapekan dan butuh dipijat, disodorkanlah program "memijat mama" 50 cent per 30 menit. Aakif termasuk yang aktif mengambil peran, selain Fira (9thn) dan Sabiq (1.5 thn). Ghina (12 thn) sesekali ambil peran memijat ummi tapi nonprofit oriented.
Maka sedari dulu Aakif punya toples uangnya sendiri. Cuma 1 toples saja, namun alhamdulillah tidak pernah kosong, termasuk 5 euro pemberian masih utuh. Bagaimana penanaman cerdas dan bijak finansialnya? Baru sebatas pemahaman rizki asalnya dr Allah ta'ala dan latihan berbagi ke pengemis di depan supermarket terdekat rumah yg kakinya maaf *diamputasi., atau infak masjid.
Level 8 bunsay sepertinya akan menajamkan lagi pemahaman Aakif dan saya ttg hakikat rizki dan membenahi lagi post post yg harus dialiri. Hehe..kan katanya uang kan kayak Airrrr.
Konsep attractive learning coba diterapkan agar ga kerasa latihan ttg sesuatu yg cukup berat ya...
Saat family forum, saya mengangkat tema ramadhan dan cerdas finansial. Jadi programnya dalam rangka sukses ramadhan. Kita buat lovely jars yg insya Allah menyelamatkan uang kita dari botol saus bekas ummi. Aakifpun langsung antusias, membuat label tulisan pada ke3 jar : jajan&belanja, tabungan dan ZIS (zakat, infak shodaqoh).
Ini ideku ya..katanya mengclaim. Kak fira dan mba Ghina akhirnya berfikir dan punya versi sendiri. Fira membuat pouch2nya dan ghina membuat dari plastik2 klip.
Sambil membuat pertanyaan2 mengalir..diantaranya tabungan itu apa sih??
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
Subscribe to:
Comments (Atom)
Bunda produktif
Ini dia jurnal menelisik passion pekan pertamaku... Gambar Passion Canvas
-
Bismillahirrohmaanirrohiim KINSEY SCALE TEST Sejujurnya Saya baru nih menemukan ada skala tes ini. Saya pun mencoba mengeksplorasinya....
-
Ini dia jurnal menelisik passion pekan pertamaku... Gambar Passion Canvas
-
Bismillahirrohmaanirrohiim Hari ini mencoba menukik pada salah satu masalah penting yang kerap dialami pasien stroke, yakni masalah komunik...





